BANDUNG, UNIKOM – Rabu, 4 Maret 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) meresmikan Laboratorium Artificial Intelligence (AI) hasil kolaborasi strategis bersama Google AI. Laboratorium Artificial Intelligence UNIKOM X Google Learning Center ini menegaskan posisi UNIKOM sebagai perguruan tinggi pertama di Indonesia yang menghadirkan pusat pembelajaran AI yang terintegrasi dengan ekosistem teknologi Google. Inisiatif kolaboratif ini digagas oleh Direktorat IT Infrastructure & Network (INFRANET) UNIKOM, yang telah memulai proses pengembangan dan pembangunan Laboratorium AI tersebut sejak Agustus 2025, hingga diresmikan pada hari Rabu, 4 Maret 2026.
Peresmian yang digelar di Ruang L.018 Smart Building UNIKOM tersebut dihadiri Rektor UNIKOM sekaligus Ketua APTISI Jawa Barat, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dan disaksikan seluruh jajaran pimpinan universitas, mulai dari Wakil Rektor, para Dekan, dan Ketua Program Studi serta Tim Edu Plus UNIKOM yang meliputi Koordinator Tim, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., Direktur INFRANET, Berny Indrawan, S.T., M.Kom., Direktur PTDSI, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom., Ph.D., beserta seluruh tim. Selain itu, juga dihadiri secara langsung oleh Country Lead Google for Education Indonesia, Olivia Husli Basrin, bersama tim Digital Transformation, Kristiyanto dan Ahmad Fikri Dzulfikar, serta tim Google partner dari PT Datascript bersama PT Turbo, Jefferey Susanto Situmorang (Branch Sales Manager), Egi Singgih Prasetyo (Business Executive), dan Edwin Wijaya (Google Solutions Specialist).
Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya menyampaikan pembangunan LaboratoriumArtificial Intelligence ini merupakan langkah strategis UNIKOM dalam merespon dinamika perkembangan teknologi global yang bergerak sangat cepat. Era saat ini adalah era transformasi digital yang ditopang oleh kecerdasan buatan, komputasi cerdas, dan integrasi sistem berbasis data. Oleh karena itu, kehadiran Lab AI menjadi kebutuhan mendasar sekaligus investasi jangka panjang bagi institusi.
Lebih lanjut, Prof. Eddy menyampaikan, “UNIKOM mengambil posisi strategis dengan membangun kolaborasi bersama Google melalui program Google Learning Center. Kolaborasi ini menjadikan UNIKOM sebagai perguruan tinggi pertama di Indonesia yang menghadirkan pengembangan laboratorium AI berbasis kemitraan strategis dengan perusahaan teknologi global tersebut. Ini bukan sekadar simbol kerja sama, melainkan wujud komitmen untuk menghadirkan standar pembelajaran dan ekosistem teknologi kelas dunia di lingkungan kampus”, demikian pungkasnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Koordinator Tim Eduplus UNIKOM, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., menyampaikan “Hari ini merupakan momentum penting. Fasilitas yang sebelumnya telah dipersiapkan secara bertahap kini resmi dapat dimanfaatkan secara optimal. Ke depan, penguatan kurikulum berbasis kecerdasan buatan menjadi kebutuhan strategis. Ruang lingkup program ini tidak terbatas pada pengajaran semata. Kami juga membuka peluang kolaborasi riset, pendampingan industri, hingga program pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, ekosistem AI di UNIKOM dapat memberikan dampak yang lebih luas, tidak hanya bagi sivitas akademika tetapi juga bagi mitra eksternal, dan masyarakat luas”, tutur Adam, Ph.D.
Sementara itu, Country Lead Google for Education Indonesia, Olivia Basrin, dalam sambutannya mengungkapkan “Kami sangat mengapresiasi langkah progresif UNIKOM sebagai perguruan tinggi pertama di Indonesia yang menghadirkan AI Center melalui kolaborasi strategis dengan Google, sebuah inisiatif yang sebelumnya telah dijalankan di Singapura dan Korea Selatan dan kini dipelopori di Indonesia oleh UNIKOM. Kami berharap inisiatif ini tidak hanya memberikan dampak bagi UNIKOM, tetapi juga menjadi inspirasi dan katalis bagi perguruan tinggi lain di Indonesia untuk turut mengembangkan ekosistem AI yang terintegrasi dan berdaya saing global”, tegasnya.
Prosesi peresmian juga ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti, dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas laboratorium sebagai simbol kemitraan berkelanjutan antara UNIKOM dan Google Indonesia. Proses pembangunan dan pengembangan Laboratorium AI tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak internal UNIKOM bersama Google, diantaranya, Direktorat Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (PTDSI), serta Direktorat INFRANET yang turut berperan dalam perencanaan, pengembangan infrastruktur, hingga implementasi teknologi di dalam laboratorium.
Rangkaian kegiatan turut diisi dengan sesi demonstrasi interaktif, di mana mahasiswa menampilkan simulasi alur kunjungan laboratorium sebagai gambaran pengalaman pengguna, mulai dari registrasi hingga eksplorasi perangkat dan sistem AI. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan fitur laboratorium oleh Direktur INFRANET, Berny Indrawan, S.T., M.Kom., dan Direktur PTDSI, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom., Ph.D., yang menjelaskan integrasi sistem komputasi, dukungan platform Google, serta infrastruktur pendukung machine learning dan pengembangan proyek berbasis AI. Sesi ini dimoderatori langsung oleh Koordinator Tim Eduplus UNIKOM, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D.
Dari sisi fasilitas, UNIKOM X Google Learning Center memiliki desain ruang yang mendukung fleksibilitas dan produktivitas. Laboratorium ini dilengkapi dengan satu ruang utama yang disebut sebagai Main Area, yaitu area terbuka yang memungkinkan pengunjung untuk bebas mengeksplorasi, berdiskusi, maupun bekerja secara fleksibel dengan pilihan tempat duduk yang variatif dan kolaboratif.
Selain area utama, tersedia tiga ruang pendukung lainnya yang dirancang untuk kebutuhan fokus lebih intensif. Dua ruang fokus berkapasitas empat orang diperuntukkan bagi mahasiswa atau tim yang ingin melakukan diskusi mendalam, pengembangan proyek, maupun riset kolaboratif. Sementara itu, satu ruang fokus ultra disediakan untuk penggunaan individu, sehingga pengguna dapat bekerja secara lebih privat dan berkonsentrasi penuh dalam mengembangkan model, eksperimen, maupun analisis berbasis Artificial Intelligence.
Laboratorium tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa, tetapi juga terbuka untuk dosen serta seluruh sivitas akademika UNIKOM, serta masyarakat yang memerlukan. Dengan konsep ruang yang adaptif dan inklusif, UNIKOM X Google Learning Center menjadi wadah kolaborasi lintas disiplin dalam mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi berbasis teknologi.
Melalui kehadiran UNIKOM X Google Learning Center, UNIKOM semakin memperkuat komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis teknologi yang visioner dan berorientasi global, serta berkontribusi dalam mendorong percepatan transformasi digital di Indonesia. Kolaborasi strategis ini juga menandai posisi UNIKOM sebagai perguruan tinggi pertama di Indonesia yang berkolaborasi langsung dengan Google dalam pengembangan Laboratorium Artificial Intelligence (AI). (Direktorat Hms & Pro)




